Baca deh !! Pasti keren

  • Bismillaah…

Judul Buku: Ini Nih yang Cewek Mesti Tau!

Penulis: Tim Annida dan Syaamil

Penerbit: Syaamil Teens

*

Buku yang cocok buat para remaja muslimah karena full animasi, bahasa yang ringan dan mudah dimengerti, serta tidak menggurui. Layak dibaca juga buat para kakak yang punya adik-adik yang ‘ABG’ alias anak baru gede :)

Mulai dari pembahasan tentang make up hingga menjadi sosok muslimah tangguh, terangkum dalam buku ini.

Ini sedikit ilmu yang mampu Saya share. Selamat membaca :)

*

Bergaul ama Make Up

Konon, wanita itu nggak bisa dipisahkan dari ‘kecantikan’, trend, dan mode, dari masa ke masa. Padahal, wanita itu udah dari sononya cantik, alias sudah karunia Allah swt. Lalu, kenapa juga kita melakukan upaya-upaya mempercantik diri (sesuai trend dan mode)?

Dari beberapa kasus yang dipaparkan buku ini, alasan cewek-cewek ber-make-up itu banyak, mulai dari hobi sampai menambah rasa PD—percaya diri. Tapi, ternyata, malah tidak semuanya berhasil seperti yang digembor-gemborkan iklan di TV—cling..berubah jadi cantik :)

Nah, ini nih cara mengakali make up:

  1. Pelajari jenis kulitmu dan jenis rambutmu. Lalu cari produk perawatan kulit/rambut yang kamu perlukan yang sesuai dengan kulitmu
  2. Make up itu kan dibuat dari bahan kimia, pasti ada efek-efek negatifnya. So, kenapa ngga coba pake perawatan tradisional? :)
  3. Perawatan kulit itu perlu. Misal, pencegahan jerawat, pakai sun cream pencegah belang, dan lain-lain
  4. Banyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan biar kulitmu sehat
  5. Jaga kebersihan. Pakai handuk bersih. Sering-sering membersihkan wajah. Terus, perbanyak wudhu karena bisa membersihkan wajah. Jangan jorok! Tangan kotor kok dipake buat pijit-pijit jerawat
  6. Banyak-banyak belajar Islam. Ntar jadi tahu mana aja make up yang dilarang Islam. Kek, wangi-wangian yang menarik perhatian (menor), mengubah ciptaan Allah (mengikir kuku, mencukur alis, men-tatto, pakai wig/cemara, mewarnai rambut)
  7. Jangan tabdzir atau bermewah-mewahan, dan mengikuti sesuatu yang tidak jelas sumber dan dalilnya
  8. Hiasi dengan akhlak muslimah yang terpuji, bersih hati, bersih pikiran, bersih lisan. Inner beauty gitu lho :)
  9. Jika terpaksa ber-make up (beda lho sama skin care), hitung-hitung dulu keuntungan dan kerugiannya. Kalo banyak rugi, nggak usah lah!
  10. Kalo udah hobi? Hehe…banyak belajar Islam, ntar pasti ketemu bakat-bakat lain yang lebih bagus.
  11. Kalo dijauhin teman karena nggak ber-make up? Cari aja temen yang lain, yang bisa lebih membawa kamu kepada keselamatan dunia dan akherat.

Cewek ‘ABG’ biasanya selalu mengalami krisis PD. Percaya diri berkaitan dengan konsep diri, ideal self dan real self.

Ideal self adalah konsep ideal tentang diri sendiri. Maksudnya, kondisi ideal dalam diri yang ingin kamu capai atau kamu dambakan. Ideal self tiap orang pasti berbeda. Untuk mendapatkan konsep ideal yang ideal, kuncinya cuma satu: back to Quran dan Sunnah.

Real self adalah kamu menurut orang lain. Yang perlu diingat untuk memperoleh real self bukan berarti kamu harus tampil penuh kepura-puraan di depan orang lain. Tapi, kamu tetap harus tampil apa-adanya (bukan seadanya). Walau nanti akan banyak kekurangan yang ditemukan, tidak masalah selama kamu mau dan mampu untuk memperbaiki kekurangan itu. So, seseorang yang ber-make up adalah orang yang tidak PD karena ketika kamu bergantung pada make up atau hal lahiriah untuk meningkatkan PD, maka PD yang kamu peroleh sifatnya semu dan tempelan saja.

Ciri orang PD, antara lain:

  1. Bertindak mandiri. Seseorang yang PD akan mampu mengambil keputusan sesuai dengan keyakinannya tanpa takut dilecehkan orang lain dalam berbagai persoalan.
  2. Menerima tanggung jawab. Rasa PD akan mendorong orang untuk berani menerima tanggung jawab yang diberikan padanya.
  3. Menghadapi tantangan atau aktivitas-aktivitas baru dengan penuh antusias.
  4. Dapat menolerir frustasi dengan baik.

Sejarah Kosmetik

Kecantikan merupakan sesuatu yang universal. Hampir semua orang mempunyai standar kecantikan walaupun standar itu terus berubah seiring perkembangan trend dan masa. Kecantikan dijadikan sebagai satu sarana untuk diterima dalam masyarakat dan menghasilkan uang. Dan ternyata, hal ini adalah naluri manusia. Terbukti dari sebuah penelitian, beberapa anak usia balita lebih terpukau melihat wajah-wajah yang cantik faripada yang tidak. Para bos pun lebih memilih yang cantik dan tampan untuk pegawainya. Dan, kecenderungan untuk tampil menarik ternyata tidak saja pada wanita tapi juga pada pria. Oleh karena itu, tampil cantik dan menarik membuat orang menggunakan alat-alat yang dapat mengangkat segi-segi menonjol dari dirinya dan menutupi kekurangannya.

Kosmetik adalah benda yang diterapkan pada badan untuk membersihkan, mempercantik diri, meningkatkan daya tarik atau mengubah penampilan. Beberapa kosmetik yang akan dibahas adalah sabun, krim, peeling, lipstik, parfum, dan maskara.

  • Sabun

Zaman baheula, orang emnggunakan tanaman sebagai pembersih. Sebut saja buah lerak. Buah yang berbentuk seperti duku dan berwarna cokelat seperti kurma ini sangat dikenal oeleh nenek kita dulu. Buah ini harus direndam dengan air hangat lalu dikucek-kucekkan ke pakaian.

Diceritakan juga, konon bangsa besar—zaman dulu— Yunani dan Roma tidak mengenal sabun. So, kalau mereka ‘mandi’, mereka mengerik kulit dengan benda sejenis pisau. Trus, air seni itu dulu dianggap sebagai pemutih pakaian. Jadinya, ‘laundry’ zaman dulu itu mendirikan toilet umum untuk mengumpulkan air seni sebagai ‘obat cuci’. Hiii…

Sabun disebut dalam dokumen abad pertama Masehi. Yang pertama kali membuat sabun—dari gajih binatang dan abu kayu—adalah orang Gaul (Perancis). Sabun sempat ‘pudar’ pamornya ketika masa kegelapan Abad Pertengahan.

Menurut ahli Kimia Jerman, Justus Von Liebig, sabun merupakan ukuran kemakmuran dan kebudayaan bangsa. Rakyat yang lebih kaya dan berbudaya mempergunakan banyak sabun. Weleh!

  • Krim

Krim dingin biasanya terbuat dari minyak, mineral, lilin, minyak kepala ikan paus yang diemulsikan dengan air, obat pembersih dan beberapa parfum. Krim untuk pelembut kulit sering terdiri dari lemak binatang seperti lanolin atau colesterol. Ada juga krim yang dibuat dari bahan sintetik. Konon, krim sudahh aja semenjak zaman Mesopotamia.

  • Peeling

Peeling biasanya digunakan untuk mengangkat lapisan tanduk paling atas dan merangsang sel-sel kulit di bawahnya untuk tumbuh. Alasannya sih untuk meremajakan kulit alias menunda penuaan:)

Nah, ternyata, wanita zaman dulu sudah mengenal peeling. Cleopatra sudah menggunakan susu untuk mandi dan mencuci muka dengan anggur. Ckckck…(jadi ingat, dulu pernah rutin maskeran pake ramuan ‘jus susu-tomat’ tapi berhubung jadi anak perantauan, harus bikin ramuan skin care sendiri—azas murah-meriah-full manfaat)

  • Lipstik

Zaman dulu, orang memerahkan bibir dengan sejenis ramuan rempah dengan campuran madu. Nah, kalau lipstik pertama kali ditemukan tahun 20-an.

  • Parfum

Wewangian dibedakan menajdi cologne dan parfume. Kalau parfum tajam dan berat untuk remaja. Walaupun begitu, parfum lebih tahan lama wanginya dari padacologne. Kalau cologne, parfum yang dicairkan dan ditambah kadar alkoholnya sehingga terkesan lebih segar dan ringan.

Nah, pada masa Karl Martel berkuasa, wanita-wanita yang dulu tidak diperkenankan makan bersama semeja dengan pria—kini diizinkan dengan syarat tidak boleh memakai parfum yang terlalu menyengat agar tidak mengganggu kaum pria makan.

Tak heran kan kalau Rasulullah saw mewanti-wanti pemakaian wewangian pada wanita bila hendak pergi ke luar rumah atau tempat umum. Karena, bisnis parfum tidak hanya terkait dengan masalah aroma tetapi juga konsep pemasaran dan filosofi, yang dikaitkann dengan nafsu terendah manusia.

  • maskara

Konon, matadapat memantulkan kepribadian seseorang. Tak heran jika Elizabeth Arden—ahli kecantikan—berusaha menonjolkan bagian ini. Lagi-lagi, negara Perancis disebut-sebut dalam pelopor satu alat kosmetik ini.

Yup, wanita itu memang selalu berusaha untuk tampil cantik dengan menghias . Sah-sah saja jika merawat tubuh demi kesehatan dan kecantikan, asal bukan untuk pamer, atau untuk orang yang tidak halal melihatnya. Di luar semua itu, ada hal yang jauuuuh lebih penting diperhatikan: isi kepala.

Allah itu indah dan menyukai keindahan tapi Allah melihat kita dari keelokan wajah. Ketakwaanlah yang menjadi parameter kecantikan seseorang.

Seperti kata Zain Bikha di lagunya yang ‘The Heart of a Muslim’:

“Allah looks not at how you look but what is ini your heart.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s