Venus; Duka Lara Si Anak Cantik

Image

Assalamualaikum kawan-ka

 

wan hehehe baru mau mulai aktif nih di blog.

Hari ini saya ingin memposting novel yg saya baca dalam kurun waktu satu bulan (hehehe lama banget yaa).

Iya nih hemm kita mulai dari judulnya yah kawan. Novel ini berjudul Venus ; Duka Lara Si anak Cantik, penulisnya itu adalah Tore

 

y Hayden, jumlah halaman 610 halaman. Yang pasti novel ini udah di terjemahin ke dalam Bahasa Indonesia. Saya hanya dapat menggambarkan saja apa saja yang ada didalamnya.

 

Hari pertama Torey datang ke sekolah berkebutuhan khusus milik teman seperjuangannya Bob Christianson. Dia melihat sosok anak yang berusia sekitar enam atau tujuh tahun yang duduk diatas sebuah tembok. Dia l

 

angsung tertarik dengan anak itu dengan gayanya duduk.

Dalam kelasnya terdapat lima murid yang pastinya berkebutuhan khusus plus satu pendamping guru yang bernama Julie. Yang pertama ada Billy Gomez yaa dia tergolong anak yang agresif. Selanjutnya ada Shane-Zane anak yang tergolong hipperaktif dan memiliki gangguan konsentrasi. Lalu Jasse menderita sindrome Tourrete yang menyebabkan dia mengalami kontraksi otot yang tidak terkendali dan sanagat memerhatikan k

erapian. Dan yang terakhir adalah Venus Fox, anak perempuan yang bisu ehm bukan berarti dia benar-benar tidak dapat berbicara hanaya saja mungkin dia tidak ingin berbicara entah apa penyebabnya dia tidak ingin berbicara.

Diawal semester mereka sudah memulai dengan baku hantam antar anak laki-laki. Sehingga Torey harus bekerja cukup keras untuk menenangkan anak laki-laki. Sedangkan Venus hanya diam saja seperti dia tidak ada diantara mereka. Untung saja ada Jullie yang membantu Torey untuk menangani anak laki-laki.

 

Baru beberapa bulan Torey sudah mendengar bahwa Venus berulah. mengejar anak laki-laki yang dan menimbulkan dengkingan yang sangat mengganggu telinga. Keributan demi keributan selalu mereka lewati dan masalah terbesarnya pada saat Venus terpaksa untuk Homebond dikarenakan dia melakukan hal yang sama ke anak kelas satu.

Torey pun memiliki banyak pemikiran yang menakjubkan untuk menangani kelasnya mulai dari diskusi kelas, tertawa , sistem lalu lintas yang jika lampu berubah menjadi merah itu tandanya anak-anak itu kembali ke kursi diam. Setiap anak memiliki kursi diam mereka masing-masing. Dan juga dengan bernyanyi Torey mampu membuat keadaan lebih kondusif yaa itulah dia.

Tapi pendapatnya mulai tidak disukai oleh julie. banyak pemikiran mereka yang tidak sejalan.Seperti halnya saat Venus kembali dan Torey mulai memberlakukan jam istirahat siang yang khusus untuk venus hanya berdua dengannya, Film kartun SheRa, dan bernyanyi.

Venus pun mulai berangsur normal dalam kegiatan bersama dengannya. walau itu masih terlihat sangat begitu samar. Tapi ia mulai frustasi pada saat Venus mulai tidak masuk sekolah, biasa dalam seminggu dia tidak masuk dua hari. tidak tahu itu karena Wanda sang kakak yang lupa mengantarkannya pergi kesekolah. Atau karena orang rumahnya, yah seperti Denny yang ternyata diam-diam menyiksanya.

Huahhhh kalo begini saya jadi kebawa suasana deh.

Sampai akhirnya musim dingin saat sekolah terpaksa diliburkan karena hujan salju yang sangat ekstrim. Pada esokannya Torey diberitahukan bahwa Venus masuk rumah sakit dikarenakan Hiportemia. Suasana kelas agak sepi menurut Torey tanpa kehadiran Venus. Tapi mungkin masih ada tambahan murid paruh waktu bernama Gwennie yang menderita autisme.

Setelah berkonsultasi dengan Bob masalah keengganannya untuk bersama Jullie dalam kelas. Dan ternyata Jullie pun juga sama dengannya. Akhirnya pun dia dipindahkan ketempat lain dan digantikan dengan Rossa.

Kelas berlangsung sangat membaik kemampuan Billy dan Jesse enunjukan peningkatan dibandingkan si kembar. Walaupun Jasse masih sering terpengaruh oleh SIndrome Tourettenya. Dan billy sudah memiliki kelas Khususnya yang dapat menyalurkan kesukaanya mengamati dan berbicara.

Dan Venus kembali dengan Kursi Rodanya, Kakak-kakaknya sekarang diadopsi ditempat yang berbeda-beda. Denny (pacar ibunya) dipenjara, ibunya juga dipenjara dan Wannda ditempatkan di penampungan orang dewasa berkebutuhan khusus. Penampilan Venus kali ini lebih resik loh dari yang kemarin-kemarin karena ia juga telah mendapatkan orang tua angkatnya, namun sikapnya masih saja diam tidak mau berbicara.

haduh kawan-kawan mungkin sampai disini dulu yahh postingannya. Maaf loh kalo kata-katanya kurang rapih dan tidak berkenan. saya hanya ingin membagikannya saja agar kalian dapat membacanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s