Sistem Informasi dan Psikologi

Psikologi berasal dari kata psyche yang berarti “jiwa” dan logos artinya “ilmu pengetahuan”. Jadi, psikologi adalah ilmu jiwa. Branca (dalam Basuki, 2008) mengemukakan psikologi adalah pengetahuan tentang perilaku manusia. Woodworth dan Marquis (dalam Basuki, 2008) memberi gambaran bahwa psikologi mempelajari aktivitas-aktivitas individu, baik aktivitas motorik, kognitif maupun emosional.

Sedangkan sistem Informasi dibagi dalam 2 pengertian, yaitu sistem yang berarti sekumpulan komponen yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama (Checkland, dalam Sarosa, 2009), dan informasi menurut Gelinas dan Dull (dalam Sarosa, 2009) yang berarti data yang sudah mengalami pemrosesan sedemikian rupa sehingga dapat digunakan oleh penggunanya dalam membuat keputusan.

Sedangkan menurut para ahli pengertian dari sistem informasi sebagai berikut:

1. Menurut Mc Leod

Sistem informasi adalah suatu sistem yang memiliki kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi.

2. Menurut Tata Sutabri, Kom., MM

Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi manajerial organisasi dalam kegiatan strategis dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan.

3. Menurut Erwan Arbie

Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, bantuan dan dukungan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu memfasilitasi penyediaan laporan yang diperlukan.

dapat disimpulkan bahwa sistem informasi merupakan kemampuan untuk mengmpulkan informaasi dari semua sumber yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, bantuan dan dukungan operasi dari sebuah organisasi.

Dalam penerapannya antara sistem informasi dan psikologi dapat kita lihat dalam pemrosesan hasil skor dalam tes psikologi. Teknologi sudah semakin canggih dan penskoran tes pun sudah dapat kita lakukan melalu komputer. Contohnya adalah penskoran pada tes IST (Intelligenz Structure Test). Selain penskoran terdapat pula tes-tes psikologi secara online yang dapat langsung kita lihat hasilnya, seperti PAPI Kostick test, Pauli test, dan lain sebagainya

Sumber:

http://vinnifebrina.blogspot.co.id/2013/10/sistem-informasi-psikologi_2956.html

Sarosa, S. (2009). Sistem informasi akuntansi. Jakarta: Grasindo

http://www.dosenpendidikan.com/12-pengertian-dan-fungsi-sistem-informasi-menurut-para-ahli/

https://4jipurnomo.wordpress.com/sip-sistem-informasi-psikologi/

Nama : Rahmah Ayuningtyas

Kelas : 4PA12

NPM: 15512921

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s